Al-Hashr
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَلَوْلَآ أَن كَتَبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمُ ٱلْجَلَآءَ لَعَذَّبَهُمْ فِى ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَهُمْ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ عَذَابُ ٱلنَّارِ 3
(3) Kemudian Allah تعالى mengabarkan kepada kita bahwa-sanya orang-orang Yahudi tidak mendapatkan semua hukuman yang menjadi hak mereka, dan bahwasanya Allah سبحانه وتعالى telah meri-ngankannya atas mereka. Kalaulah bukan karena Allah سبحانه وتعالى telah menetapkan pengusiran yang mereka alami dan merupakan keten-tuan Allah سبحانه وتعالى yang tidak mungkin dirubah, niscaya mereka akan mendapatkan azab dan siksaan dunia yang lain. Akan tetapi, mes-kipun mereka luput dari azab pedih dunia, sesungguhnya mereka akan mendapatkan siksaan api neraka yang tidak ada yang menge-tahui kedahsyatannya melainkan hanya Allah سبحانه وتعالى. Tidaklah terbetik dalam benak mereka bahwa siksaan mereka telah selesai dan tidak ada sisa azab sedikitpun, namun apa yang telah Allah siapkan bagi mereka berupa azab di akhirat adalah lebih besar dan lebih mengerikan.