Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Qamar
Sūrah 54

Al-Qamar

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 33–40

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍۭ بِٱلنُّذُرِ 33 إِنَّآ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ۖ نَّجَّيْنَـٰهُم بِسَحَرٍ 34 نِّعْمَةً مِّنْ عِندِنَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِى مَن شَكَرَ 35 وَلَقَدْ أَنذَرَهُم بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا۟ بِٱلنُّذُرِ 36 وَلَقَدْ رَٰوَدُوهُ عَن ضَيْفِهِۦ فَطَمَسْنَآ أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا۟ عَذَابِى وَنُذُرِ 37 وَلَقَدْ صَبَّحَهُم بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّ 38 فَذُوقُوا۟ عَذَابِى وَنُذُرِ 39 وَلَقَدْ يَسَّرْنَا ٱلْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ 40

(33-40) ﴾ كَذَّبَتۡ قَوۡمُ لُوطِۭ ﴿ "Kaum Luth pun telah mendustakan," Luth عليه السلام, ketika menyeru mereka untuk menyembah Allah سبحانه وتعالى semata, yang tidak ada sekutu bagiNya, ketika Luth عليه السلام melarang mereka melakukan kesyirikan dan kekejian yang belum pernah dilakukan seorang pun dari seluruh alam, mereka mendustakan Nabi Luth عليه السلام dan tetap berada dalam kesyirikan dan perbuatan keji hingga para malaikat yang datang menemui Luth عليه السلام dalam wujud tamu pun ketika berita itu terdengar oleh kaumnya, mereka segera men-datangi dan ingin melakukan kekejian terhadap mereka, semoga Allah سبحانه وتعالى melaknat dan memperburuk mereka, dan Nabi Luth عليه السلام pun menyembunyikan tamu-tamunya dari kaumnya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Jibril عليه السلام, kemudian Jibril عليه السلام mencolok mata mereka dengan sayapnya dan Luth عليه السلام juga mengancam mereka akan hantaman dan siksaan Allah سبحانه وتعالى. ﴾ فَتَمَارَوۡاْ بِٱلنُّذُرِ ﴿ "Maka mereka membantah ancaman-ancaman."﴾ وَلَقَدۡ صَبَّحَهُم بُكۡرَةً عَذَابٞ مُّسۡتَقِرّٞ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka)," Allah سبحانه وتعالى membalik tanah mereka, yang atas dijadikan bawah dan mereka dihujani batu yang berasal dari neraka yang menyala-nyala yang diberi tanda dari sisi Rabbmu bagi orang-orang yang melampaui batas. Allah سبحانه وتعالى menyelamatkan Nabi Luth عليه السلام dan keluarganya dari siksaan besar sebagai balasan bagi mereka dan rasa syukur mereka terhadap Rabb mereka serta ibadah mereka kepada Allah سبحانه وتعالى semata, yang tidak ada sekutu bagiNya.