Qaaf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
أَفَعَيِينَا بِٱلْخَلْقِ ٱلْأَوَّلِ ۚ بَلْ هُمْ فِى لَبْسٍ مِّنْ خَلْقٍ جَدِيدٍ 15
(15) Kemudian Allah سبحانه وتعالى beristidlal dengan penciptaan per-tama untuk penciptaan yang lain (kebangkitan kembali nanti). Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى menciptakan mereka dari ketiadaan, Allah سبحانه وتعالى juga akan mengembalikan mereka lagi setelah mereka mati dan setelah mereka menjadi bangkai yang hancur. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَفَعَيِينَا ﴿ "Maka apakah Kami letih," apakah Kami lemah dan tidak mampu, ﴾ بِٱلۡخَلۡقِ ٱلۡأَوَّلِۚ ﴿ "dengan penciptaan yang pertama," tidaklah demikian halnya. Kami tidak lemah dan letih untuk hal itu dan mereka sendiri pun tidak meragukan hal itu, hanya saja ﴾ هُمۡ فِي لَبۡسٖ مِّنۡ خَلۡقٖ جَدِيدٖ ﴿ "sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang pencip-taan yang baru (nanti itu)." Inilah yang membuat mereka ragu dan tidak jelas halnya, padahal sebenarnya tidak ada tempat bagi ke-tidakjelasan, sebab mengembalikan itu tentu lebih mudah daripada memulai, sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَهُوَ ٱلَّذِي يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ أَهۡوَنُ عَلَيۡهِۚ ﴿ "Dan Dia-lah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemu-dian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkannya kembali itu adalah lebih mudah bagiNya." (Rum: 27).