Al-Fath
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
سَيَقُولُ ٱلْمُخَلَّفُونَ إِذَا ٱنطَلَقْتُمْ إِلَىٰ مَغَانِمَ لِتَأْخُذُوهَا ذَرُونَا نَتَّبِعْكُمْ ۖ يُرِيدُونَ أَن يُبَدِّلُوا۟ كَلَـٰمَ ٱللَّهِ ۚ قُل لَّن تَتَّبِعُونَا كَذَٰلِكُمْ قَالَ ٱللَّهُ مِن قَبْلُ ۖ فَسَيَقُولُونَ بَلْ تَحْسُدُونَنَا ۚ بَلْ كَانُوا۟ لَا يَفْقَهُونَ إِلَّا قَلِيلًا 15
(15) Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan orang-orang yang tidak pergi berjihad serta mencela mereka, selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menye-butkan sebagian hukuman duniawi untuk mereka yaitu bahwa Rasulullah a dan para sabahatnya ketika mendapatkan berbagai harta rampasan perang tanpa peperangan, mereka menginginkan agar disertakan, mereka berkata, ﴾ ذَرُونَا نَتَّبِعۡكُمۡۖ يُرِيدُونَ ﴿ "Biarkanlah kami, niscaya kami mengikuti kamu," mereka hendak (ingin) dengan cara itu ﴾ أَن يُبَدِّلُواْ كَلَٰمَ ٱللَّهِۚ ﴿ "merubah janji Allah." karena telah memu-tuskan hukuman bagi mereka dan Allah telah mengkhususkan harta rampasan perang hanya untuk para sahabat yang beriman menurut ketentuan syariat dan takdir. ﴾ قُل ﴿ "Katakanlah" kepada mereka ﴾ لَّن تَتَّبِعُونَا كَذَٰلِكُمۡ قَالَ ٱللَّهُ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "Janganlah kalian mengikuti kami.' Seperti itulah yang difirmankan Allah سبحانه وتعالى sebelumnya." Sesungguhnya kalian terhalang untuk menda-patkan harta rampasan perang karena perbuatan dosa yang kalian lakukan terhadap diri kalian dan karena kalian tidak ikut pergi berperang pada mulanya. ﴾ فَسَيَقُولُونَ ﴿ "Maka mereka akan berkata," seraya menjawab pernyataan yang melarang mereka untuk ikut berperang tersebut, ﴾ بَلۡ تَحۡسُدُونَنَاۚ ﴿ "Sebenarnya kalian iri pada kami," terhadap harta rampasan perang, dan inilah puncak pengetahuan mereka tentang berperang. Andai mereka mengerti dan mema-hami, tentu mereka tahu bahwa penyebab yang membuat mereka terhalang untuk mendapatkan harta rampasan perang adalah karena kemaksiatan yang mereka lakukan. Orang-orang yang melakukan kemaksiatan berhak mendapatkan hukuman dunia dan akhirat. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ بَلۡ كَانُواْ لَا يَفۡقَهُونَ إِلَّا قَلِيلٗا ﴿ "Tetapi mereka itu tidak mengerti kecuali hanya sendikit."