Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ad-Dukhaan
Sūrah 44

Ad-Dukhaan

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 7–8

رَبِّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ 7 لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ 8

(7-8) ﴾ رَبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَآۖ ﴿ "Rabb Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya," yakni, Pencipta langit dan bumi serta Pengatur dan menggunakannya sebagaimana yang Dia kehendaki, ﴾ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ ﴿ "jika kamu adalah orang yang meyakini," yakni, mengetahui hal itu secara pasti dan yakin. Untuk itu ketahuilah bahwa Tuhan yang menciptakan para makhluk itulah sesembahan mereka yang benar, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ﴿ "Tidak ada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia," yaitu tidak ada Yang berhak diibadahi selain Dia, ﴾ يُحۡيِۦ وَيُمِيتُۖ ﴿ "Yang menghidupkan dan Yang mematikan." Artinya, Dia-lah sendiri yang memiliki otoritas menghidupkan dan mematikan serta akan mengumpulkan kalian setelah kematian dan memberi balasan atas amal perbuatan kalian. Perbuatan baik dibalas baik dan perbuatan buruk dibalas buruk. ﴾ رَبُّكُمۡ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلۡأَوَّلِينَ ﴿ "(Dia-lah) Rabbmu dan Rabb bapak-bapakmu yang terdahulu," yakni, Rabb orang-orang terdahulu dan yang kemudian, Yang mengatur me-reka dengan berbagai nikmat dan menghindarkan berbagai siksaan dari mereka.