Ad-Dukhaan
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
حمٓ 1 وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ 2 إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةٍ مُّبَـٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ 3
(1-3) Ini adalah sumpah dengan al-Qur`an atas al-Qur`an sendiri. Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan al-Kitab yang nyata untuk segala sesuatu yang perlu dijelaskan, bahwa Dia menurunkannya ﴾ فِي لَيۡلَةٖ مُّبَٰرَكَةٍۚ ﴿ "pada suatu malam yang diberkahi," yaitu yang banyak kebaikan dan berkahnya, yaitu malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah سبحانه وتعالى menurunkan perkataan ter-baik, di malam terbaik dan di hari terbaik kepada manusia yang juga terbaik dengan Bahasa Arab yang mulia, agar dijadikan seba-gai peringatan bagi kaum yang dilanda kebodohan dan dikuasai oleh kesengsaraan, agar mereka bisa menjadikannya sebagai cahaya dan mengambilnya serta berjalan di belakangnya, agar kebaikan dunia dan akhirat didapatkan, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ ﴿ "Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan."