Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Sūrah 30

Ar-Room

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 35

أَمْ أَنزَلْنَا عَلَيْهِمْ سُلْطَـٰنًا فَهُوَ يَتَكَلَّمُ بِمَا كَانُوا۟ بِهِۦ يُشْرِكُونَ 35

(35) ﴾ أَمۡ أَنزَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ سُلۡطَٰنٗا ﴿ "Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan," maksudnya, hujjah yang nyata, ﴾ فَهُوَ ﴿ "lalu ia," maksudnya, hujjah yang nyata itu, ﴾ يَتَكَلَّمُ بِمَا كَانُواْ بِهِۦ يُشۡرِكُونَ ﴿ "menunjukkan (kebenaran) apa yang selalu mereka persekutukan dengan-Nya," dan mengatakan kepada mereka, "Tetaplah kalian pada ke-syirikan kalian itu dan teruslah kalian dalam keraguan, karena sesungguhnya apa yang kalian anut itulah yang benar, sedangkan apa yang diserukan oleh para rasul kepada kalian itulah yang batil." Lalu apakah hujjah yang nyata itu ada di sisi mereka hingga mengharuskan mereka sangat berpegang teguh kepada kesyirikan? Ataukah dalil-dalil rasional dan syar'i, kitab-kitab samawi, para rasul yang mulia dan para penghulu manusia telah melarang de-ngan sekeras-kerasnya dari semua itu, dan mereka telah memper-ingatkan dari mengikuti jalan-jalannya yang dapat mengantarkan kepadanya, dan mereka telah memvonis kerusakan akal dan agama siapa saja yang melakukannya? Jadi kesyirikan mereka itu tanpa hujjah (argumen yang jelas) dan keterangan yang nyata. Ia sebenar-nya hanyalah hawa nafsu dan bujukan-bujukan setan.