Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ankaboot
Sūrah 29

Al-Ankaboot

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 61–63

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ 61 ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ 62 وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّن نَّزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۚ قُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ 63

(61-63) Ini adalah suatu pengambilan dalil (sebagai bukti) bagi kaum musyrikin yang mendustakan tauhid ilahiyah dan ibadah, dan pengharusan terhadap mereka berdasarkan Tauhid Rububiyah yang mereka yakini. Sebab, kalau ﴾ سَأَلۡتَهُم مَّنۡ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ ﴿ "kamu tanyakan kepada mereka, 'Siapakah yang menjadikan langit dan bumi'," dan siapa yang menurunkan air dari langit, lalu dengannya Dia menghidupkan (menyuburkan) kembali bumi ini setelah ke-tandusannya? Dan siapa yang memiliki kekuasaan mengatur segala sesuatu? ﴾ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُۖ ﴿ "Tentu mereka akan menjawab, 'Allah'," semata, dan tentu mereka mengakui ketidakberdayaan berhala-berhala dan orang-orang yang menyembahnya bersama Allah untuk melaku-kan sedikit saja dari hal-hal itu! Maka heranlah Anda terhadap kebohongan dan kedustaan mereka serta tindakan mereka meng-hadap kepada sesuatu yang mereka yakini ketidakberdayaannya, mereka mengakui bahwa sembahan itu tidak berhak mengurus sesuatu apa pun! Anda sangat prihatin terhadap mereka karena mereka tidak berakal, dan karena mereka dungu, sangat lemah akalnya! Apakah kamu menemukan orang yang lebih lemah akalnya dan lebih dangkal mata hatinya daripada orang-orang yang datang kepada batu, atau kuburan atau yang serupa dengannya, (sedang-kan dia mengetahui bahwa benda-benda itu tidak dapat memberi-kan keuntungan, tidak dapat menimpakan bahaya, tidak dapat menciptakan dan tidak pula dapat memberi rizki), lalu ia memper-sembahkan seluruh keikhlasannya dan ketulusan ubudiah (peng-hambaannya) kepadanya, dan dia mempersekutukannya dengan Rabb sang Pencipta, Pemberi rizki, Pemberi keuntungan dan Pe-nurun bahaya? Ucapkanlah, "Segala puji bagi Allah yang telah menjelaskan petunjuk (hidayah) dari kesesatan, dan menjelaskan kepalsuan ajaran yang dianut oleh kaum musyrikin, agar diwaspadai oleh orang-orang yang mendapat taufik(Nya)." Dan katakanlah, "Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan alam atas dan alam bawah, dan bertindak mengatur dan memberi mereka rizki, dan Dia mela-pangkan rizki kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan menyem-pitkannya terhadap siapa saja yang Dia kehendaki karena hikmah dariNya dan karena Dia tahu apa yang menjadi kemaslahatan bagi hamba-hambaNya serta apa yang pantas bagi mereka.