Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Sūrah 26

Ash-Shu'araa

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 57–59

فَأَخْرَجْنَـٰهُم مِّن جَنَّـٰتٍ وَعُيُونٍ 57 وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ 58 كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَـٰهَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ 59

(57-59) Lalu Fir'aun bersama tentaranya berangkat dalam satu pasukan perang yang sangat besar dan jumlah yang sangat banyak, tidak seorang pun dari mereka yang absen kecuali orang-orang yang berhalangan karena lemah. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَأَخۡرَجۡنَٰهُم مِّن جَنَّٰتٖ وَعُيُونٖ ﴿ "Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air," maksudnya, dari kebun-kebun di Mesir, taman-tamannya yang indah dan mata airnya yang mengalir serta dari tanaman-tanaman yang telah memenuhi sawah mereka dan mera-maikan perkotaan dan pedesaannya, ﴾ وَمَقَامٖ كَرِيمٖ ﴿ "dan dari kedudukan yang mulia," yang menakjubkan bagi orang-orang yang meman-dangnya dan melenakan orang-orang yang mengamatinya; mereka telah menikmatinya berabad-abad lamanya, mereka telah merasa-kan kelezatan dan kenikmatannya dalam waktu yang cukup lama dalam kekafiran, keras kepala dan kesombongan serta kecongkak-an terhadap manusia. ﴾ كَذَٰلِكَۖ وَأَوۡرَثۡنَٰهَا ﴿ "Demikianlah halnya, dan Kami anugerahkan semuanya," semua kebun-kebun, mata air, tanaman dan kedudukan mulia itu ﴾ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ﴿ "kepada Bani Israil" yang dahulu telah mereka jadikan sebagai budak dan mempekerjakan mereka dengan pekerjaan-pekerjaan yang sangat berat. Maka Mahasuci Allah yang telah memberikan kerajaan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan menanggalkannya dari siapa saja yang Dia kehen-daki, Dia memuliakan siapa saja yang Dia kehendaki karena keta-atan kepadaNya, dan menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki karena tindakan maksiat terhadapNya.