Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Sūrah 26

Ash-Shu'araa

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 205–207

أَفَرَءَيْتَ إِن مَّتَّعْنَـٰهُمْ سِنِينَ 205 ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُوا۟ يُوعَدُونَ 206 مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يُمَتَّعُونَ 207

(205-207) ﴾ أَفَرَءَيۡتَ إِن مَّتَّعۡنَٰهُمۡ سِنِينَ ﴿ "Maka bagaimana pendapat-mu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun?" Maksudnya, bagaimana menurutmu kalau Kami tidak segera me-nimpakan azab terhadap mereka dan Kami beri tangguh mereka beberapa tahun lagi agar mereka bersenang-senang di dunia ini? ﴾ ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُواْ يُوعَدُونَ ﴿ "kemudian datang kepada mereka sesuatu yang telah diancamkan kepada mereka," yaitu azab. ﴾ مَآ أَغۡنَىٰ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يُمَتَّعُونَ ﴿ "Niscaya tidak berguna bagi mereka sesuatu yang selalu mereka nikmati," berupa berbagai kelezatan dan kesenangan. Maksudnya, apakah yang dapat bermanfaat dan berguna bagi mereka, sedangkan semua kelezatan dan segala kesenangan itu telah berlalu, sudah sirna dan diganti dengan balasannya, dan azab pun telah dilipatgandakan. Tujuannya di sini adalah berwaspada dari tertimpa azab dan mendapatkan jatah azab untuknya. Adapun masalah disegerakan atau ditundanya azab tersebut, sama sekali tidak penting dan tidak ada artinya baginya.