Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anbiyaa
Sūrah 21

Al-Anbiyaa

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 49

ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِٱلْغَيْبِ وَهُم مِّنَ ٱلسَّاعَةِ مُشْفِقُونَ 49

(49) Selanjutnya, Allah menerangkan siapa orang-orang yang bertakwa itu. Allah berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُم بِٱلۡغَيۡبِ ﴿ "(Yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Rabb mereka sedang mereka tidak melihatNya," maksudnya mereka takut kepada Allah saat mereka sendirian, tidak ada pandangan orang lain yang mengarah kepada mereka, sehingga pasti saat bersama orang lain, akan lebih takut kepada Allah. Mereka menahan diri (wara`) dari apa yang diha-ramkan oleh Allah dan melaksanakan perkara-perkara yang harus dikerjakan. ﴾ وَهُم مِّنَ ٱلسَّاعَةِ مُشۡفِقُونَ 49 ﴿ "Dan mereka merasa takut akan (tibanya) Hari Kiamat," maksudnya, mereka takut lagi khawatir. Hal ini muncul karena kesempurnaan ma'rifat (pengetahuan) mereka tentang Rabb mereka. Sehingga mereka memadukan sikap untuk berbuat baik dan merasa takut kepadaNya. Bentuk 'athaf (kata sambung "dan") di sini untuk menghubungkan sifat-sifat yang berbeda-beda yang diperuntukkan bagi sesuatu yang (berjumlah) satu dan obyek yang satu.