Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anbiyaa
Sūrah 21

Al-Anbiyaa

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 105

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعْدِ ٱلذِّكْرِ أَنَّ ٱلْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِىَ ٱلصَّـٰلِحُونَ 105

(105) ﴾ وَلَقَدۡ كَتَبۡنَا فِي ٱلزَّبُورِ ﴿ "Dan sesungguhnya telah Kami tulis di dalam Zabur," yaitu kitab yang tertulis, maksudnya kitab-kitab yang diturunkan, misalnya Taurat dan lainnya, ﴾ مِنۢ بَعۡدِ ٱلذِّكۡرِ ﴿ "sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh," maksudnya, Kami telah menulis-kannya dalam kitab-kitab yang diturunkan pasca Kami menulis-kannya di kitab terdahulu, yaitu Lauh Mahfuzh dan buku induk yang sesuai dengan seluruh catatan takdir yang berlaku di akhir masa dan yang tertulis di dalamnya, ﴾ أَنَّ ٱلۡأَرۡضَ ﴿ "bahwasanya bumi ini," yaitu hunian surga ﴾ يَرِثُهَا عِبَادِيَ ٱلصَّٰلِحُونَ 105 ﴿ "dipusakai hamba-hambaKu yang shalih," yang melaksanakan perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan. Mereka itulah orang-orang yang mana Allah akan mewariskan surga-surga kepada mereka. Seperti perkataan para penghuni surga, ﴾ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي هَدَىٰنَا لِهَٰذَا ﴿ "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini." (Al-A'raf: 43). ﴾ وَأَوۡرَثَنَا ٱلۡأَرۡضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ ٱلۡجَنَّةِ حَيۡثُ نَشَآءُۖ ﴿ "Dan Dia telah (memberi) kepada kami tempat ini, sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki." (Az-Zumar: 74). Dan mengandung kemungkinan bahwa maksudnya adalah menjadikan mereka sebagai para khalifah di bumi ini, dan bahwa Allah mendudukkan orang-orang shalih sebagai penguasa di bumi dan menetapkan mereka sebagai pemiliknya. Seperti Firman Allah, ﴾ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَيَسۡتَخۡلِفَنَّهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ كَمَا ٱسۡتَخۡلَفَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ …﴿ "Dan Allah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh akan men-jadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka…." (An-Nur: 55).