Taa-Haa
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
إِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَن يَخْشَىٰ 3
(3) Oleh karenanya, Allah berfirman, ﴾ إِلَّا تَذۡكِرَةٗ لِّمَن يَخۡشَىٰ 3 ﴿ "Tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)," melain-kan supaya orang-orang yang takut kepada Allah تعالى mengingat-ingat (hakikat kehidupan) sedangkan dia pun mengerti kandungan-nya berupa himbauan untuk menggapai kebaikan-kebaikan lalu mengamalkannya, dan mengetahui peringatan dari kecelakaan dan kerugian sehingga dia pun menjauhkan diri darinya. Dengan al-Qur`an dia bisa mengenal hukum-hukum yang baik, yang ditetap-kan oleh syariat secara detail yang sisi keindahannya sudah mapan di akalnya secara global. Maka, penjabaran hukum-hukum sejalan dengan apa yang dijumpainya dalam fitrah dan akal sehatnya. Oleh sebab itu, Allah menamakan al-Qur`an sebagai tadzkirah (pengingat). Sebagai pengingat sesuatu yang sudah ada sebelumnya. Hanya saja pemiliknya melalaikannya, atau tidak mengingat-ingat pen-jelasannya. Allah mengkhususkan peringatan ini bagi orang-orang yang takut (khasyyah) kepadaNya, pasalnya selain mereka tidak mau memanfaatkannya. Bagaimana mungkin orang yang tidak beriman kepada surga dan neraka, serta tidak ada unsur ketakutan kepada Allah di hatinya sekecil biji sawi pun dapat memperoleh manfaat dengannya?! Ini tidak mungkin terjadi. ﴾ سَيَذَّكَّرُ مَن يَخۡشَىٰ 10 وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلۡأَشۡقَى 11 ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ 12 ﴿ "Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran. Orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka)." (Al-A'la: 10-12).