Al-Baqara
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَإِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا۟ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِۦ وَٱدْعُوا۟ شُهَدَآءَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 23
(23) Ini merupakan dalil logika atas kebenaran Rasulullah ﷺ dan keshahihan apa yang dibawa beliau di mana Allah berfir-man, "Dan jika kamu tetap -wahai sekalian orang-orang yang menentang Rasulullah ﷺ dan menolak dakwah beliau serta yang menuduhnya berdusta- dalam keraguan, dan kebimbangan ter-hadap wahyu yang Kami turunkan atas hamba Kami, apakah itu benar ataukah bohong belaka? Maka di sinilah suatu perkara (baca: tindakan) yang adil sebagai pemutus perkara antara kalian dengannya, yaitu, bahwasanya ia adalah seorang manusia juga seperti kalian dan bukan dari jenis makhluk yang lain,[4] dan kalian mengenalnya sejak lahirnya di tengah kehidupan kalian, ia tidak menulis dan tidak pula membaca, lalu ia datang kepada kalian dengan membawa sebuah kitab suci yang ia katakan berasal dari sisi Allah, dan kalian berkata bahwasanya ia membuat-buatnya dan melakukan kedustaan, maka jika itu sebagaimana yang kalian se-butkan, maka hadirkanlah sebuah surat saja yang semisal dengan-nya, mintalah bantuan kepada orang-orang yang kalian anggap mampu membuatnya dari sahabat dan sejawat-sejawat kalian, karena hal itu adalah suatu perkara yang mudah saja bagi kalian, apalagi kalian adalah pakar-pakar bidang bahasa, pakar orator, dan permusuhan terhadap Rasul ﷺ. Apabila kalian mampu menghadirkan satu surat yang semi-salnya, maka perkaranya adalah seperti yang kalian sebutkan, na-mun bila kalian tidak mampu menghadirkan satu surat pun yang semisal dan kalian tidak mampu lagi berusaha [dan kalian tidak akan pernah mampu menghadirkan satu surat pun yang semisal-nya, akan tetapi tantangan ini adalah tantangan yang obyektif dan mencoba memahami keberatan kalian], maka ayat ini merupakan ayat yang agung dan dalil yang jelas lagi terang akan kebenarannya dan kebenaran wahyu yang dibawanya, maka wajiblah atas kalian untuk mengikutinya, dan sebagai tindakan penjagaan diri dari api neraka yang panasnya sangat tinggi dan membara, di mana bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan, yang bukan seperti api dunia yang hanya dibakar dengan kayu saja, api ini seperti yang telah dijelaskan, telah disiapkan dan dipersembahkan bagi orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-rasulNya, maka jangan-lah kalian kafir terhadap RasulNya setelah jelas bagi kalian bahwa-sanya ia adalah Rasulullah ﷺ.