Maryam
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَحَنَانًا مِّن لَّدُنَّا وَزَكَوٰةً ۖ وَكَانَ تَقِيًّا 13
(13) Dan Kami juga memberikan kepadanya ﴾ وَحَنَانٗا مِّن لَّدُنَّا ﴿ "rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami," maksudnya rasa kasih dan sayang, sehingga urusan-urusannya menjadi gampang, kondisinya menjadi baik dan amalan-amalannya juga lurus, ﴾ وَزَكَوٰةٗۖ ﴿ "dan kesucian," maksudnya suci dari kekurangan-kekurangan dan dosa-dosa, maka hatinya bersih dan akalnya pun jernih. Ini meli-puti hilangnya sifat-sifat tercela dan perilaku-perilaku yang nista dari dirinya, dan sebagai tambahan akhlak-akhlak yang baik dan karakter-karakter yang terpuji. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ وَكَانَ تَقِيّٗا 13 ﴿ "Dan dia adalah seorang yang bertakwa," maksudnya orang yang melakukan perintah serta meninggalkan larangan.