Al-Hijr
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَـٰفِظُونَ 9
(9) Jika mereka jujur (dalam omongannya) cukuplah keber-adaan al-Qur`an al-Azhim sebagai tanda bukti kebenarannya bagi mereka. Oleh karena itu, Allah berfirman di sini, ﴾ إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ ﴿ "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur`an", yakni al-Qur`-an yang memuat peringatan bagi segala sesuatu yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan dan petunjuk-petunjuk yang jelas. Dalam al-Qur`an ini terdapat peringatan bagi orang yang menginginkan peringatan. ﴾ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya", yaitu pada waktu diturunkan dan pasca diturunkannya. Dalam masa diturunkannya, Kami menjaganya dari pencurian dengar yang dilakukan setan yang terkutuk. Pasca diturunkannya, Kami memeliharanya dengan meletakkannya di kalbu RasulNya dan menempatkannya di hati-hati umatnya. Dia memelihara lafazh-lafazhnya dari pengubahan, penambahan atau pengurangan, dan memelihara makna-maknanya dari perubahan. Sehingga tidak ada orang yang berkeinginan menyelewengkan mak-nanya, melainkan Allah pasti mengerahkan orang-orang yang akan memaparkan kebenaran yang hakiki. Ini adalah termasuk tanda kebesaran Allah dan anugerah kenikmatan yang paling agung bagi para hambaNya yang beriman. Orang yang menjaganya, niscaya Allah akan memelihara keluarganya dari musuh-musuh mereka, dan tidak akan menguasakan musuh yang membinasakan mereka.