Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hijr
Sūrah 15

Al-Hijr

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 78

وَإِن كَانَ أَصْحَـٰبُ ٱلْأَيْكَةِ لَظَـٰلِمِينَ 78

(78) Mereka adalah kaum Nabi Syu'aib, Allah menceritakan potret mereka dan menisbatkan mereka dengan nama al-Aikah. Yaitu, sebuah kebun yang banyak pepohonannya. Tujuannya, untuk mengingatkan mereka tentang kenikmatan Allah pada mereka dan (mengingatkan bahwa) mereka belum menjalankannya. Bahkan telah datang kepada mereka Nabi Syu'aib. Dia menyeru mereka kepada tauhid dan meninggalkan praktik kezhaliman kepada sesama manusia dalam takaran-takaran dan penimbangan-penimbangan. Dia mengobati mereka di atas dakwah itu dengan intensif. Namun, mereka tetap saja berkutat pada kezhaliman mereka terhadap hak Pencipta mereka dan hak sesama manusia. Oleh karena itu, di sini Allah melekatkan sifat zhalim pada diri mereka.