Hud
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
خَـٰلِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ ٱلسَّمَـٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ إِلَّا مَا شَآءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ 107
(107) ﴾ خَٰلِدِينَ فِيهَا ﴿ "Mereka kekal di dalamnya", yakni, di neraka dengan azab yang demikian ﴾ مَا دَامَتِ ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلۡأَرۡضُ إِلَّا مَا شَآءَ رَبُّكَۚ ﴿ "selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabbmu menghendaki (yang lain)." Yakni, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya kecuali batas waktu yang dikehendaki Allah agar mereka tidak berada di dalamnya. Hal itu sebelum mereka masuk ke dalamnya sebagaimana yang dikatakan oleh mayoritas ahli tafsir. Jadi pengecualian atas hal ini kembali kepada sebelum mereka memasukinya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya kecuali waktu di mana mereka belum memasukinya. ﴾ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٞ لِّمَا يُرِيدُ ﴿ "Sesungguhnya Rabbmu Maha Pelak-sana terhadap apa yang Dia kehendaki." Semua yang diinginkan oleh Allah untuk dilakukan dan dituntut oleh hikmahNya maka Allah pasti melakukannya, tiada seorang pun yang menghalangi Allah dari keinginanNya.