Yunus
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
إِنَّ ٱلَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ رَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ 96 وَلَوْ جَآءَتْهُمْ كُلُّ ءَايَةٍ حَتَّىٰ يَرَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ 97
(96-97) Allah تعالى berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ حَقَّتۡ عَلَيۡهِمۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ ﴿ "Se-sungguhnya orang-orang yang kalimat (ketetapan azab) Rabbmu telah pasti terhadap mereka." Yakni mereka termasuk orang-orang yang menyimpang, sesat dan penghuni Neraka. Mereka pasti menuju kepada apa yang ditetapkan dan ditakdirkan oleh Allah. Mereka tidak akan beriman walaupun setiap ayat datang kepadanya. Ayat-ayat Allah hanya menambah kesesatan di atas kesesatan mereka. Allah tidak menzhalimi mereka, akan tetapi merekalah yang men-zhalimi diri mereka sendiri dengan menolak kebenaran manakala ia hadir kepada mereka pertama kali, maka Allah menghukum mereka dengan menutup rapat hati, pendengaran dan penglihatan mereka. Mereka tidak beriman sehingga mereka melihat siksa yang pedih yang dijanjikan kepada mereka. Pada saat itu, mereka menge-tahui haqqul yaqin bahwa apa yang mereka pegang itulah kesesatan sebenarnya dan apa yang dibawa oleh para rasul itulah kebenaran, akan tetapi pada waktu itu iman mereka tidak lagi berguna untuk mereka. Pada hari itu dalih orang-orang zhalim tidak bermanfaat bagi mereka, dan mereka tidak diberi maaf. Adapun ayat-ayat Allah maka ia berguna bagi orang yang berhati atau dia menyimak se-dangkan dia menyaksikan.